Tanpa Mohamed Salah dan Sejumlah Pemain Inti, Angola Gagal Menundukkan Mesir di Piala Afrika

Laga Angola vs Mesir pada fase grup Piala Afrika 2025 berakhir imbang tanpa gol. Pertandingan yang berlangsung ketat tersebut menyajikan jual beli serangan sepanjang 90 menit hingga masa injury time, namun kedua tim gagal memecah kebuntuan dan harus puas dengan skor 0-0.

Sejak peluit awal dibunyikan, Angola tampil agresif dengan langsung menekan pertahanan Mesir. Penyerang andalan Mabululu sempat menciptakan dua peluang berbahaya pada menit ke-35 dan 38. Meski begitu, penjaga gawang Mesir Mostafa Shobeir tampil gemilang dengan sejumlah penyelamatan penting yang menggagalkan peluang Angola.

Di sisi lain, Mesir juga mendapat kans emas di babak pertama. Sundulan Hossam Abdelmaguid pada menit ke-20 nyaris membuka keunggulan, namun bola masih melayang tipis di atas mistar gawang Angola.

Memasuki babak kedua, intensitas permainan meningkat. Momen paling menegangkan terjadi pada menit ke-53 ketika kapten Angola, Fredy, melepaskan tendangan bebas melengkung dari luar kotak penalti. Bola sempat membuat kiper Mesir terpaku, namun hanya membentur tiang gawang kiri, sebagaimana dikutip dari ESPN.

Angola terus melancarkan tekanan setelah memasukkan Manuel Benson pada menit ke-64. Pemain pengganti tersebut beberapa kali mencoba peruntungannya lewat tembakan jarak jauh. Sayangnya, rapatnya pertahanan Mesir yang dikomandoi Yasser Ibrahim serta penyelesaian akhir yang kurang akurat membuat peluang tersebut tak berbuah gol.

Meski tidak diperkuat sejumlah pemain utama termasuk Mohamed Salah, Mesir tetap berusaha mengancam lewat serangan balik cepat. Duet Ibrahim Adel dan Zizo beberapa kali merepotkan lini belakang Angola, namun kiper Hugo Marques tampil sigap menjaga area pertahanannya.

Pertandingan berjalan keras dan sarat duel fisik. Wasit mengeluarkan beberapa kartu kuning, termasuk untuk Yasser Ibrahim dan Ibrahim Adel dari kubu Mesir. Sementara itu, pemain Angola Chico Banza juga menerima kartu kuning sebelum ditarik keluar demi penyesuaian strategi.

Mesir harus melakukan pergantian pemain lebih awal setelah Mohamad Lasheen mengalami cedera pada menit ke-64. Masuknya Mohamed Shehata, Zizo, dan Mostafa Fathi sempat membuat alur serangan Mesir lebih variatif di babak kedua.

Namun, solidnya lini belakang Angola yang dipimpin Kialonda Gaspar mampu meredam setiap upaya The Pharaohs hingga laga usai. Hingga enam menit tambahan waktu berakhir, skor tetap tidak berubah.

Hasil imbang tanpa gol ini membuat Angola dan Mesir masing-masing mengamankan satu poin di klasemen grup Piala Afrika 2025.

Comments

Popular posts from this blog

Transformasi Digital Dalam Dunia Pendidikan Membawa Perubahan Cara Kuliah Mahasiswa

Faktor Penting Dalam Meningkatkan Engagement Pengikut Akun Bisnis Di Instagram

Konten Video Viral sebagai Sarana Baru Hiburan dan Informasi Masyarakat